Banyak orang mengira satu-satunya solusi ketika balkon atau roof garden bocor adalah membongkar seluruh permukaan demi mengganti sistem waterproofing. Padahal, solusi tersebut bukan hanya makan biaya dan waktu, tapi juga merusak estetika.
Nyatanya, kini ada cara yang jauh lebih praktis, cepat, dan efisien, yaitu menggunakan sistem waterproofing cair yang bisa diaplikasikan langsung di atas permukaan tanpa perlu pembongkaran besar-besaran. Artikel ini akan membahasnya untuk Anda.
Kenapa Balkon dan Roof Garden Sering Bocor?
Balkon dan roof garden adalah area yang paling sering terpapar hujan dan perubahan cuaca ekstrem. Selain itu, area ini sering digunakan untuk aktivitas sehari-hari sehingga beban yang diterima cukup tinggi.
Beberapa penyebab umum kebocoran di balkon dan roof garden antara lain:
- Lapisan waterproofing lama sudah rusak atau kehilangan elastisitas.
- Pemasangan awal yang kurang tepat atau tidak sesuai spesifikasi teknis.
- Adanya retak rambut pada beton yang memungkinkan air merembes masuk.
- Sambungan lantai dan dinding tidak kedap air, sehingga menjadi jalur masuk air.
- Drainase tersumbat sehingga air menggenang lebih lama di permukaan.
Jika dibiarkan, kebocoran ini bukan hanya merusak estetika dan kenyamanan, tapi juga dapat mengganggu kekuatan struktur bangunan.
Langkah Aplikasi Waterproofing Tanpa Bongkar
Berikut adalah langkah-langkah penanganan rembesan air di balkon dan roof garden secara praktis tanpa pembongkaran besar:
1. Persiapan Permukaan
Bersihkan area kerja dari debu, kotoran, minyak, atau lumut. Pastikan drainase tidak tersumbat dan area kering.
Anda bisa melakukan pembersihan debu dan kotoran dengan sikat kawat, sapu atau kape gagang. Sementara untuk kondisi jamur dan lumut, sebaiknya gunakan pembersih khusus jamur. Sebab area berlumut dan jamur cukup sukar dibersihkan.
Jika ada lapisan keramik atau finishing lain di atas beton, bongkar hanya di area yang terdampak rembesan untuk mengekspos permukaan beton. Langkah ini penting agar daya rekat waterproofing maksimal.
2. Aplikasi Lapisan Primer (Opsional)
Jika kondisi beton berpori atau kurang rata, gunakan lapisan primer sesuai rekomendasi produk. Primer membantu meningkatkan daya rekat waterproofing cair dan mengurangi risiko terjadinya gelembung udara pada lapisan akhir.

3. Aplikasi Waterproofing Sikalastic® HLM 5000 R
Sikalastic® HLM 5000 R adalah solusi waterproofing modern berbahan polyurethane satu komponen yang mengeras dengan kelembapan udara, membentuk membran kedap air yang fleksibel dan tahan lama.
Produk ini dirancang untuk melindungi beton, plywood, dan berbagai substrat lainnya dari penetrasi air. Sekaligus mampu mengikuti pergerakan alami akibat pemuaian dan penyusutan.
Dengan sifat elastomerik yang unggul, Sikalastic® HLM 5000 R memiliki fleksibilitas tinggi pada suhu rendah dan dapat digunakan di segala iklim.
Sistem cold-applied tidak memerlukan pemanasan, sambungan, atau pelapisan tambahan yang rumit. Tersedia dalam dua grade, Self Levelling untuk permukaan horizontal dan Roller Grade untuk permukaan vertikal.
Produk ini tahan lama dan mudah digunakan, tanpa pencampuran yang kompleks. Pemasangannya juga cepat dan tahan air. Cocok untuk waterproofing balkon, roof garden hingga area parkir.
Produk harus diaplikasikan di atas substrat beton. Jika permukaan saat ini adalah keramik, solusi minim bongkar adalah membuka keramik hanya di area titik bocor. Kemudian aplikasikan tanpa membongkar secara masif.
Cara aplikasinya yaitu:
- Memilih grade yang sesuai yaitu Self Levelling untuk horizontal atau Roller Grade untuk vertikal.
- Untuk permukaan horizontal, tuang isi kemasan dan ratakan dengan squeegee bergerigi pada area ±11 m² per 25 kg. Namun jika permukaannya vertikal, aplikasikan dengan trowel atau bisa dengan roller pada ketebalan ±0,4 m²/kg.
- Gunakan alat pengukur ketebalan (wet film gauge) untuk memastikan aplikasi sesuai spesifikasi.
- Untuk area sambungan lantai-dinding, sudut, atau titik drainase, tambahkan lapisan penguat seperti kain serat (reinforcing fabric) sebelum aplikasi lapisan waterproofing kedua.
Ini membantu memperkuat perlindungan pada titik rawan bocor.
4. Aplikasi Lapisan Tambahan
Pada sudut, sambungan antar dinding-lantai, atau tepian di sekitar pipa, tambahkan lapisan fiber mesh atau sealant untuk memperkuat sistem.
Anda bisa mengulangi aplikasi waterproofing minimal 2 lapis atau sesuai petunjuk produk. Supaya daya tahannya juga optimal.
5. Finishing dan Pengujian
Setelah lapisan waterproofing mengering sesuai waktu yang dianjurkan (biasanya 24-48 jam), lakukan uji genangan (ponding test). Caranya dengan melakukan tes rendam air atau menahan air selama minimal 24 jam untuk memeriksa adanya titik rembesan baru..
Jika tidak ada tanda-tanda kebocoran, pekerjaan dapat dilanjutkan dengan pemasangan kembali keramik atau finishing lain pada area yang dibongkar.
Atasi Rembesan Balkon dengan Sikalastic® HLM 5000 R!
Mengatasi rembesan di balkon dan roof garden tidak selalu berarti harus melakukan pembongkaran total.
Dengan metode aplikasi waterproofing cair seperti Sikalastic® HLM 5000 R, perbaikan dapat dilakukan secara efektif dengan pembongkaran minimal di titik-titik kritis untuk membuka beton.
Produk ini menawarkan perlindungan kedap air yang tahan lama, fleksibel, dan mampu menutup retakan halus, sehingga Anda bisa menghemat waktu, biaya, dan tenaga.
Tenang saja, Sika sudah mempunyai pengalaman sepanjang 114 tahun dan sudah handle berbagai project global, seperti Bendungan PLTA Ulu Jelai. Sementara di Indonesia, sudah mengerjakan proyek PLTU Jawa 9 dan 10 Supercritical, Banten.
Sika juga yang pertama kali mencetuskan waterproofing semen di Indonesia. Jika Anda ingin solusi yang cepat, praktis, dan terbukti efektif, Sikalastic® HLM 5000 R adalah pilihan tepat. Segera kunjungi laman ini untuk cek produk dan konsultasi kepada kami ya!
