7 Langkah Kembangkan Usaha jadi Franchise

Mengembangkan usaha menjadi sistem franchise adalah langkah besar yang memerlukan perencanaan, persiapan, dan eksekusi yang cermat. Selain itu, pengembangan ini juga membutuhkan kredit tanpa agunan, supaya modal juga aman.

Franchise merupakan model bisnis yang memungkinkan pemilik usaha untuk memperluas cakupan bisnis dengan mengizinkan individu atau kelompok lain untuk menggunakan merek, sistem, dan dukungan yang telah dibangun.

Bagi banyak pengusaha, menjadikan bisnis sebagai franchise adalah langkah strategis untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan ekspansi yang lebih cepat.

Cara menjadi Usaha Franchise

Menjadi sebuah usaha franchise bukanlah hal yang bisa dilakukan secara spontan. Dibutuhkan persiapan yang matang dan langkah-langkah yang tepat. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat kamu ambil untuk mengembangkan usaha menjadi sistem franchise.

●     Periksa Kesiapan Usaha

Sebelum memulai proses franchise, penting untuk memastikan bahwa usaha kamu siap untuk diubah menjadi sistem yang dapat direplikasi. Beberapa hal yang harus kamu tinjau seperti operasional usaha, sistem, dan proses bisnis yang sudah ada.

Kamu harus melakukan peninjauan ini secara keseluruhan. Libatkan beberapa orang dan terus lakukan evaluasi terhadap usaha kamu tersebut. Sebab,  apabila usaha kamu ternyata tidak bisa dan tidak siap direplikasi, tapi kamu paksakan, maka akan berakhir tidak baik. Sayang sekali dengan modal usaha dan juga persiapan lainnya.

●     Riset Pasar

Lakukan riset pasar untuk memahami apakah ada permintaan yang cukup untuk produk atau layanan kamu di lokasi yang berbeda. Identifikasi target pasar potensial dan pertimbangkan faktor-faktor seperti demografi, tren pasar, dan persaingan.

Riset pasar ini bisa kamu lakukan baik dari online maupun offline. Untuk online, kamu bisa melakukan riset melalui sosial media dan kuesioner yang disebarkan melalui platform digital.

Sementara untuk offline, kamu bisa menyebarkan kuesioner secara langsung, datang ke lokasi incaran, dan melakukan wawancara singkat dengan pelanggan.

●     Perencanaan Franchise

Buatlah rencana bisnis yang jelas dan komprehensif untuk sistem franchise kamu. Rencana ini harus mencakup detail tentang struktur bisnis, biaya investasi, dukungan yang akan diberikan kepada franchisee, dan proyeksi keuangan. Ada beberapa hal yang bisa kamu siapkan dalam perencanaan ini, seperti:

  1. Berkomunikasi dengan Calon Franchisee: Jadikan komunikasi dengan calon franchisee sebagai prioritas. Berikan informasi yang jelas dan transparan tentang kesempatan bisnis yang kamu tawarkan, termasuk persyaratan, biaya, dan dukungan yang akan diberikan.
  2. Bangun Brand Awareness: Investasikan waktu dan sumber daya untuk membangun kesadaran merek bagi bisnis franchise Dengan meningkatkan kesadaran merek, kamu dapat menarik minat lebih banyak calon franchisee dan menarik lebih banyak pelanggan potensial.
  3. Perencanaan Keuangan: Hal penting yang harus kamu siapkan dengan cermat adalah terkait perencanaan keuangan seperti modal dari kredit tanpa agunan, proyeksi keuangannya hingga sistem pembelian untuk usaha kamu.

 

Sumber : https://www.freepik.com/free-photo/baker-holding-metal-tray-full-fresh-croissants-illuminated-with-lovely-light-from-window-ai-generative_41953449.htm#fromView=search&page=1&position=16&uuid=1e208364-1d8e-43f2-9227-3089dba38d2c

●     Siapkan Perizinan

Perizinan dan regulasi terkait dengan franchise bisa berbeda-beda di setiap negara atau wilayah. Pastikan kamu memahami persyaratan hukum yang berlaku dan mendapatkan semua perizinan yang diperlukan sebelum memulai operasi franchise.

Biasanya, kamu akan diminta untuk mengisi dan melengkapi Formulir Permohonan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW). Kemudian lengkapi pula dokumen dari identitas pemilik waralaba, perjanjian waralaba, izin usaha, prospektus penawaran waralaba dan lain sebagainya.

●     Tetapkan Lokasi Pertama

Pilih lokasi yang strategis untuk membuka gerai pertama dari bisnis franchise kamu. Lokasi ini harus dipilih berdasarkan pada kriteria seperti potensi pasar, visibilitas, dan aksesibilitas.

Lokasi pertama ini sangat menentukan apakah nantinya waralaba kamu bakal dilirik oleh pelanggan. Untuk itu, pastikan tempat yang kamu pilih sudah kamu riset dengan baik.

●     Lakukan Uji Coba

Sebelum meluncurkan sistem franchise secara luas, lakukan uji coba dengan membuka beberapa gerai piloting terlebih dahulu. Ini akan membantu kamu untuk menguji sistem operasi, mendapatkan umpan balik dari pelanggan, dan melakukan penyesuaian jika diperlukan sebelum ekspansi yang lebih besar.

Pastikan bahwa setiap gerai franchise mempertahankan standar kualitas dan konsistensi yang sama. Ini adalah kunci untuk mempertahankan reputasi merek dan kepuasan pelanggan.

●     Evaluasi dan Perbaiki

Selama dan setelah proses pembukaan gerai franchise, penting untuk terus melakukan evaluasi terhadap kinerja bisnis dan melakukan perbaikan jika diperlukan. Dengan terus memperbaiki sistem dan proses, kamu dapat memastikan bahwa bisnis franchise tetap kompetitif dan berkelanjutan.

Teruslah melakukan evaluasi terhadap kinerja bisnis franchise kamu dan selalu siap untuk melakukan penyesuaian jika diperlukan. Lingkungan bisnis selalu berubah, dan penting untuk dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Mengembangkan usaha menjadi sistem franchise adalah langkah yang memerlukan perencanaan dan eksekusi yang cermat. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat dan fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan, kamu dapat berhasil mengubah bisnis biasa menjadi sebuah franchise yang sukses.

Hal penting yang harus kamu perhatikan juga adalah modal untuk mengubah bisnis ini. Salah satu sumber dana yang bisa kamu andalkan yakni kredit tanpa agunan. Belum menemukan produk kredit yang tepat? Maka, sebaiknya coba digibank KTA.

Tidak perlu ragu untuk mengandalkan digibank KTA sebagai modal usaha, karena ada beragam kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan. Mulai dari pencairan dana berlimit hingga Rp200 juta dengan approval 60 detik yang bisa di-apply tanpa perlu dokumen fisik, hingga masa cicilan KTA kredit tanpa agunan sampai 36 bulan. Wah! Menarik sekali, bukan?

Segera apply digibank KTA! Modal untuk franchise bisa didapatkan dengan mudah, sehingga kamu tinggal fokus untuk mengembangkan usaha dan menjadi pemilik franchise yang sukses! Adapun untuk mengakses informasi lebih lanjut terkait kredit tanpa agunan ini, maka cukup klik di sini!

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *